Jelang Libur Nataru, BPBD Bone Bolango Ingatkan Wisatawan Waspada Cuaca Ekstrem di Pesisir Pantai
Aktifitas kegiatan liburan saat ditepi pantai
BONE BOLANGO – Menjelang libur perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat. Warga yang berencana menghabiskan waktu liburan di kawasan wisata pantai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang fluktuatif.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bone Bolango, Achril Babyonggo, menekankan bahwa kondisi cuaca di wilayah pesisir saat ini sulit diprediksi dan dapat berubah secara drastis dalam waktu singkat.
Waspadai Perubahan Cuaca Sekejap
Menurut Achril, keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi alam yang tidak menentu. Fenomena perubahan cuaca dari cerah ke hujan lebat atau angin kencang sering kali terjadi tanpa peringatan lama.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga masyarakat yang akan berwisata ke pantai agar selalu memperhatikan kondisi cuaca. Saat ini cuaca terkadang berubah dalam waktu sekejap, dari terik matahari bisa langsung berganti hujan deras disertai angin dan gelombang tinggi," ujar Achril Babyonggo.
Tips Aman Berwisata di Pantai
Untuk meminimalisir risiko kecelakaan laut atau dampak cuaca buruk, BPBD Bone Bolango memberikan beberapa poin arahan bagi para wisatawan:
• Pantau Prakiraan BMKG: Selalu cek informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum berangkat.
• Perhatikan Rambu Larangan: Jangan berenang di area yang telah ditandai sebagai zona berbahaya atau memiliki arus kuat.
• Awasi Anggota Keluarga: Orang tua diminta memberikan pengawasan ekstra ketat kepada anak-anak saat berada di bibir pantai.
• Segera Menjauh jika Cuaca Memburuk: Jika langit mulai gelap atau angin kencang datang, segera tinggalkan area pantai dan cari tempat perlindungan yang aman.
Kesiapsiagaan Personel
Pihak BPBD juga memastikan akan terus memantau titik-titik keramaian wisata di sepanjang pesisir Bone Bolango guna memastikan situasi tetap kondusif selama masa libur panjang.
"Kami ingin masyarakat bisa menikmati liburan dengan bahagia, namun tetap pulang dengan selamat. Koordinasi dengan tim di lapangan akan terus kami intensifkan," tutup Achril.
